CTI Group Bidik AI Sebagai Tren Teknologi Perusahaan di Indonesia

CTI Group Bidik AI Sebagai Tren Teknologi Perusahaan di Indonesia

16 March 2019
https://kesambid.com/cti-group-bidik-ai-sebagai-tren-teknologi-perusahaan-di-indonesia/

Penerapan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) merupakan hal yang penting untuk mempercepat transformasi digital. PT. Computrade Technology International (CTI Group) pun mengangkat tema AI for Business pada IT Infrastructure Summit 2019. CTI adalah penyedia infrastruktur teknologi informasi, baik itu hardware, software, database, server storage, atapun solusi-solusi berbasiskan mobility, big data analytic.

“Setiap tahun CTI Group sebagai penyedia infrastruktur teknologi informasi berbagi informasi mengenai teknologi baru atau tren teknologi ke depan. Teknologi tersebut akan menjadi titik tumpu dari para pelaku bisnis di indonesia. Hari ini kita berbagi dan berdiskusi mengenai AI dari segala aspek. Beberapa pembicara yang kompeten di bidang AI kami hadirkan di sini,” ucap Rachmat Gunawan, Direktur CTI Group.

Pertumbuhan AI belakangan ini memang kian pesat berkat dukungan big data yang semakin besar dan kecepatan proses yang semakin tinggi. AI juga semakin pintar dengan adanya evolusi algoritma yang didukung big data dan kecepatan proses tersebut. Berdasarkan hasil survey Forrester Consulting pada September 2018, perusahaan-perusahaan di Indonesia merupakan yang terdepan dalam penerapan AI di Asia Pasifik. Persentase perusahaan yang sudah menerapkan AI sebesar 65%, posisi tersebut diikuti oleh Tiongkok 63% dan India 62%.

Usung Tema AI, CTI Group Hadirkan Pakar IT dan Startup Indonesia

Pada acara IT Infrastructure Summit 2019, beberapa pembicara yang kompeten di bidang AI membahas mengenai AI dari segala aspek. Di antara pembicara tersebut adalah Prof. Dr. Widodo Budhiarto, S.Si., M Kom yang merupakan Guru Besar Bidang Kecerdasan Buatan Universitas Bina Nusantara dan Justin Chiah, Senior Director of South East Asia & Taiwan of Aruba Networks. Selain itu ada juga diskusi panel yang menghadirkan Ibrahim Arief, VP of Research & Development BukaLapak; Kalyan Madala, CTO of IBM ASEAN; dan Leonard Nugroho Tjiptohadikusumo, Managing Director PT. Accenture. Pada diskusi panel yang dimoderasi oleh praktisi IT, Prof. Richardus Eko Indrajit tersebut para narasumber mengungkap bahwa penerapan AI tidak lantas mengakibatkan pemecatan pegawai, justru akan merekrut lebih banyak tenaga kerja.

Booth Chatbot 3 Dolphins yang Berbasis AIBooth Chatbot 3 Dolphins yang Berbasis AI

Berbeda dengan IT Infrastructure Summit di tahun-tahun sebelumnya, CTI menyediakan startup show case yang menghadirkan sepuluh startup Indonesia. Mereka diberi kesempatan untuk memamerkan karya terbaik mereka.

Solusi Aruba di Bidang AI

Country Manager Aruba Indonesia, Robert Suryakusuma mengungkapkan bahwa penerapan AI sudah banyak di sekitar kehidupan. Termasuk saat memotret dan mengunggah foto di jejaring sosial, maka AI akan otomatis mengenali wajah dan menawarkan untuk memberi tag pada foto tersebut. Contoh lain adalah saat menelusuri internet, maka berbagai iklan yang muncul sesuai dengan kegiatan yang sebelumnya dilakukan. Misalnya ketika baru saja membeli tiket pesawat dan reservasi hotel untuk berlibur, maka ketika membuka situs berita akan tampil banyak iklan mengenai harga tiket dan hotel.

Aruba menyediakan jaringan nirkabel, kabel, ataupun software di WAN. Aruba memiliki solusi untuk mengidentifikasi apa yang dilakukan atau menjadi kebiasaan seseorang. Contohnya adalah tarif aplikasi transportasi online yang naik drastis saat hujan atau di jam sibuk. Ini bisa dilakukan karena adanya algoritma untuk melihat apa yang terjadi di daerah tersebut.

“Di Aruba, AI lebih terkait dengan security dimana Aruba melindungi sistem infrastruktur di tempat pelanggan dengan solusi service assurance. Pada jaringan pelanggan akan ditempatkan sensor yang mampu mendeteksi dan menganalisa data, sehingga bisa memberi peringatan ke admin sistem jika terjadi kejanggalan. AI dan Machine Learning (ML) bisa mengidentifikasi jika ada orang lain yang mengakses notebook dengan password pemiliknya. Maka AI dan ML bisa berperan sebagai lapisan keamanan tambahan dengan memberikan alert ke admin sistem dan ke pemilik akun. Serangan yang akan datang dan risiko downtime pada jaringan pun bisa dicegah oleh AI,” ucap Robert.

contact media

Lucy

+62215258066